Suntik Vitamin C dan Kolagen, Benarkah Bikin Cantik?

Suntik Vitamin C dan Kolagen – Suntik vitamin C menurut kebanyakan orang dapat memutihkan kulit. Meski demikian , pendapat ini harus didasarkan pada penelitian.

Sementara itu, sejauh yang min ketahui kesimpulan ini belum ada hipotesanya.

Perlu diketahui, meskipun vitamin c memiliki manfaat untuk kesehatan, tetapi jika dilakukan dengan dosis yang berlebihan malah dapat membahayakan.

Lantas apa sih sebetulnya vitamin c dan kolagen itu? Apa bener suntik bahan ini memiliki dampak positif untuk kesehatan dan kecantikan kulit? mari kita telusuri.

Pengertian Suntik Vitamin C

suntik vitamin c dan kolagen

suntik vitamin c dan kolagen

Sebetulnya makanan yang kita konsumsi bisa menjadi asupan vitamin C ke dalam tubuh. Tetapi bisa juga menggunakan suplemen atau suntik.

Vitamin C sendiri dikenal dengan sebutan asam askorbat. Asam ini merupakan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, vitamin C juga berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi keruskan sel tubuh akibat paparan radikal bebas.

Vitamin C atau cairan asam askorbat yang disuntikan berwarna jernih kekuningan. Untuk menyuntikannya sendiri ada beberapa cara, bisa lewat otot (intramuscular), bisa juga lewat bawah kulit (subkutan) atau bisa juga melalui jalur pembuluh darah (intravena).

Rata-rata dosis asam askorbat untuk tipe orang dewasa sekitar 70-150 mg. Sementara khusus bagi orang yang mengalami kekurangan asam ini, sebaiknya menggunakan dosis 30 mg sampai 1 gram perharinya.

Meski demikian, sebaiknya anda konsultasi dengan dokter untuk memastikan dosis dan prosedur yang harus dilakukan.

Manfaat Suntik Vitamin C

Ada beberapa manfaat daripada vitamin C. Meskipun sebetulnya perlu dikaji ulang dalam penelitian yang komprehensif, tetapi setidaknya beberapa manfaat ini menjadi informasi dan pengetahuan awal bagi kita. Di antara manfaat suntik vitamin c adalah sebagai berikut:

  • Membantu Merawat Kulit

Dipercaya, vitamin c bisa mengatasi aneka masalah kulit seperti kulit kering, keriput dan bisa melindungi dari sinar ultraviolet. Hanya saja vitamin c di sini adalah vitamin yang didapatkan melalui asupan makanan, sementara suntik vitamin c atau vitamin c melalu proses suntik, masih perlu penelitian detail.

  • Untuk Penanganan Defisiensi Vitamin C

Bagi penderita kekurangan vitamin c akut, mungkin suntik vitamin c bisa jadi alternative. Sebagaimana kita tahu, kekurngan vitamin c dapat mengakibatkan penyakit (scurvy). Orang yang mengalami kekurangan vitamin ini bisa terkena radang gusi, gusi berdarah, cacat perkembangan tulang dan lain-lain.

BACA   Cara Menghilangkan Keriput di Wajah Paling Ampuh

Adapun beberapa kondisi yang menuntut asupan vitamin c lebih banyak misalnya ketika batuk rejan, difteri, pneumonia, tuberculosis, sinusitis, deman rematik dan sejenisnya.

  • Membantu Pembentukan Kolagen

Kolagen adalah protein di tubuh yang berkontribusi untuk memberikan kekuatan dan struktur tubuh. Nah kolagen ini bisa dibentuk dan diperbaiki dengan vitamin C. Kolagen sendiri terdapat pada darah, tendon, kulit dan tulang. Orang yang mengalami kekurangan vitamin c akan berpengaruh pada struktur kolagen. Artinya bisa jadi ada kelainan pada tulang dsb.

  • Menghambat Sel Kanker

Berdasarkan sebuah penelitian, suntik vitamin c yang dosisnya tinggi bisa menghambat pertumbuhan sel kanker. Penelitian dicoba pada hewan, dan penyuntikan vitamin c tersebut mampu mengurangi pertumbuhan tumor otak, tumor pangkreas, tumor indung telur atau ovarium. Hanya saja belum ada kesimpulan apakah berlaku juga untuk kanker manusia.

Penelitian itu jangan dijadikan satu-satunya patokan. Sebab ada juga penelitan lain yang menyatikan sebaliknya, yaitu dosis yang tinggi justru malah menghambat pengobatan kanker. Alasannya karena menurunkan efek komoterapi dan radioterapi terhadap sel kanker. Makanya kontradiksi penelitian ini masih membutuhkan penelitian lanjutan.

Read : Perawatan Wajah Berminyak

Bahaya Suntik Vitamin C

Jika Anda ingin melakukan suntik vitamin c, pastikan anda mendapatkan hal tersebut di rumah sakit atau di klinik. Itu pun harus berdasarkan pemeriksaan terlebih dahulu apakah anda membutuhkan suntik vitamin c atau tidak. Ingat, suntikan dalam dosis tinggi memiliki resiko berupa gangguan fungsi ginjal. Karenanya, ini juga tidak disarankan bagi penderita ginjal.

Di samping itu, suntik vitamin c untuk ibu hamil juga belum jelas efek sampingnya, artinya apakah membahayakan janin atau tidak. Karena itu, sebaiknya dihindari bagi ibu hamil. Jika pun benar-benar membutuhkan, hal itu harus berdasarkan pemeriksaan dan pengawasan medis. Agar lebih maksimal lagi, upayakan melalui medis professional.

BACA   Ciri-Ciri Kehamilan yang Wajib Anda Ketahui, Mom!

Demikian info ringkas seputar suntik vitamin c. jangan coba-coba mencoba tanpa pengawasan dokter. Mencegah lebih baik daripada mengobati!

Read More : Merk Sabun Muka yang Paling Direkomendasikan

Leave a Reply